DD-ADD 2019 Desa Bandar Kagungan Raya di Duga Asal Jadi Dan Mengandung Mark Up Anggaran

LAMPUNG UTARA (ISN) – Terlihat di dalam kantor desa Bandar Kagungan Raya Kegiatan Pembangunan yang menggunakan anggaran DD,ADD tahun 2019 tertempel APBDes dengan informasi secara garis besar dengan tanpa rincian per item pembangunan dan anggaranya.Di ketahui desa Bandar Kagungan Raya pada tahun 2019 mendapatkan Dana Desa (DD) Rp 933.176.840 dana Alokasi Dana Desa (ADD) Rp 463.818.683.Bantuan Keuangan Provinsi Rp 6.000.000.

Dikonfirmasi pada Eliyanto selaku kepala desa Bandar Kagungan Raya kecamatan Abung Selatan, namun belum ada komentar terkait informasi secara jelas anggaran pada tahun 2019 lalu di desanya, dipergunakan untuk apa saja dan apakah sudah terealisasi sesuai peraturan yang ada.Selasa (24/03)

Berita Sebelumnya: https://www.intisarinews.co.id/desa-bandar-kagungan-rayarealisasi-ddadd-2019-di-pertanyakan/

“Iya saya sudah baca (berita sebelumnya)  nanti akan saya hubungi, “kata Eliyanto saat di temui usai kegiatan sosialisasi anggota dewan dan Masyarakat di balai desa minggu lalu.

Di temui beberapa pembangunan di desa bandar kagungan, pembangunan yang ada seperti pembangunan drainase tipe 30/30 Cm.panjang 1.570 meter dengan biaya 265 juta.Terlihat di lapangan sudah Rusak sedangkan kegiatan pembangunan tersebut baru beberapa bulan di kerjakan.

Selain sudah ada yang rusak pada beberapa titik di pekerjaan Drainase,juga timbul adanya dugaan pengelabuhan informasi publik,pasalnya drainase yang berada di dusun 3 Rt 3 desa setempat di duga bukan pekerjaan pembuatan drainase baru, melainkan hanya perbaikan drainase yang sudah ada sebelumnya.

Terlihat di lokasi pekerjaan drainase pembangunan yang menelan anggaran mencapai 265 juta lebih itu pada tahun anggaran 2019 lalu terkesan asal-asalan pasalnya di beberapa titik drainase tersebut sudah mengalami kerusakan.

Di terbitkannya berita ini Eliyanto masih belum dapat memberikan informasi terkait realisasi tahun anggaran 2019 di desa yang ia pimpin.

(Fran)

Loading