Kades Sumber Rejo Kecewa, Gedung Yayasan SD dan PAUD Tidak Mau di Jadikan Posko Penjagaan Rumah Singgah Virus Corona

TUBABA (ISN) – Dialami beberapa tenaga sukarelawan yang sedang bertugas di posko penjagaan rumah singgah digedung PAUD serta gedung SDN 01 Desa Sumberejo kecamatan Lambukibang kabupaten Tulang Bawang Barat, bagi masyarakat yang mudik di haruskan  dikarantinakan terlebih dahulu menuju gedung isolasi tersebut.Namun Isteri dari pemilik gedung tidak mengizinkan sambil melontarkan nada marah.Sabtu (25/04).

Saat dimintai keterangan dua relawan tim gugus tugas menjelaskan bahwa sekitar pukul 13:30 wib ada seorang wanita menghampiri mereka yang sedang berjaga di pos karantina.

“Iya ibuk itu tiba-tiba datang menghampiri kami yang sedang berjaga sambil marah-marah dan berkata kalian dapat kunci dari siapa kalin mendapatkan ijin memakai gedung ini dari siapa kalin tau tidak gedung ini milik pribadi,bukan punya negara “jelas dua penjaga yang enggan disebutkan namanya.

Di tempat terpisah saat dimintai keterangan kepala desa sumber Rejo kecamatan Lambukibang kabupaten Tulangbawang Barat membenarkan peristiwa yang  menimpa penjaga rumah singgah yang disediakan aparatur desa itu.

” Awalnya saya sudah menghubungi Bapak tri melalui telepon selulernya untuk meminjam dua gedung PAUD dan Gedung SD Pak Tri tersebut selaku menantu dari kepala sekolah dan dirinya sudah memberikan izin untuk menepati gedung  paud tersebut “.ucapnya.

Lebih lanjut dirinya menjelaskan bahwa dirinya kecewa karena tindakan yang dilakukan oleh (Na) yang berkata kasar serta menunjuk-nunjuk ke arah dirinya.

“Saya kecewa dengan (Na) karena selain dia marah-marah dan mengatakan bahwa Gedung itu milik pribadi bukan milik negara,tidak mungkin saya berani memakai gedung tersebut jika tidak ada ijin dari suaminya,saya sudah menjelaskan kepada (Na) dia malah memukul meja  di depan masyarakat banyak seharusnya dia mengerti dalam keadaan ini kita saling menjaga, bahu membahu guna masyarakat banyak apa lagi dia itu bertugasnya dirumah sakit umum Tulang Bawang, artinya dia lebih memahami semua permasalahan ini, “ tutupnya. (putra)

Loading