Plt Bupati Lamsel Ajak Masyarakat Pola Hidup Sehat,Antisipasi Virus Corona

LAMPUNG SELATAN (ISN) – Pelaksana tugas (Plt) Bupati Lampung Selatan, H. Nanang Ermanto mengajak masyarakat untuk senantiasa menjaga pola hidup sehat guna meningkatkan daya tahan tubuh agar terhindar dari virus corona yang sudah merenggut nyawa 3.162 jiwa di seluruh dunia hingga Rabu (4-3-2020) dan telah terkonfirmasi menyebar di 76 negara, termasuk Indonesia.

Tak hanya itu, Nanang Ermanto juga memerintahkan kepada seluruh Kepala OPD, termasuk Camat dan Kades untuk mensosialisasikan cara pencegahan virus corona COVID-19 secara sederhana namun mudah dicerna oleh masyarakat melalui media sosial masing-masing.

Dalam imbauan tersebut, Nanang mengajak masyarakat agar sering mencuci tangan pakai sabun, gunakan masker bila batuk atau pilek, konsumsi gizi yang seimbang dengan memperbanyak makan sayur dan buah, berhati-hati jika melakukan kontak dengan hewan, rajin berolah raga serta istirahat yang cukup, jangan mengkonsumsi daging yang tidak dimasak, serta bila batuk, pilek dan sesak nafas untuk segera di cek ke fasilitas kesehatan terdekat.

Nanang menjelaskan, imbauan yang dilakukannya bertujuan selain untuk mengedukasi masyarakat terkait cara pencegahan terjangkitnya virus yang menggemparkan dunia tersebut, juga untuk mencegah agar masyarakat tetap tenang dan tidak panik terhadap informasi hoax yang berkembang terkait virus corona COVID-19.

Seperti diketahui, pasca diumumkannya Virus Corona COVID-19 telah menyebar ke Indonesia oleh Presiden Joko Widodo pada Senin (2-3-2020), ditanggapi beragam oleh masyarakat Indonesia. Bahkan, dikota besar, tidak sedikit masyarakat yang melakukan tindakan berlebihan untuk menghindari terinfeksinya virus corona covid-19.

Aksi memborong barang kebutuhan sehari-hari sebagai stok di rumah masing-masing, harga masker yang meroket, hingga penimbunan dan peredaran masker palsu di masyarakat menjadi topik utama di media televisi nasional.

Tak berhenti sampai disitu, di dunia maya, informasi terkait virus mematikan yang pertama kali ditemukan di Kota Wuhan, Provinsi Hubei, Cina pada akhir Desember 2019 yang lalu itu semakin berkembang liar.

Mulai dari informasi positif tentang pencegahan virus, meme virus corona yang hanya untuk sekedar lucu-lucuan, hingga informasi hoax terkait virus corona yang semakin masif. Tak kurang dari 138 informasi hoax virus corona telah dikeluarkan oleh Kementerian Kominfo Republik Indonesia.

Agar tidak terjadi kepanikan di masyarakat Lampung Selatan, Plt. Bupati Lampung Selatan, Nanang Ermanto bergerak cepat dengan menyampaikan imbauan melalui media luar ruang (banner,red) dan media sosial jajarannya.

“Sebenarnya Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan sudah sejak jauh hari melakukan antisipasi terhadap isu virus corona. Kita sudah menyiapkan ruang isolasi khusus di RSUD Bob Bazar dan itu sudah saya cek langsung kesiapannya pada Jumat, 31 Januari 2020 yang lalu,” ujar Nanang diruang kerjanya, Kamis (5-3-2020).

“Tentunya kita berharap ruangan isolasi itu tidak terpakai, dalam artian tidak satupun masyarakat Lampung Selatan yang terinfeksi virus corona. Akan tetapi setidaknya kita telah menyiapkan segala kemungkinan terburuk yang terjadi,” imbuh Nanang.

“Saya minta masyarakat Lampung Selatan untuk tetap tenang, tidak perlu panik yang berlebihan. Tetap jaga kesehatan dengan melakukan pola hidup sehat. Bahkan informasi terakhir yang saya dapatkan, lebih dari 50℅ pasien virus corona berhasil disembuhkan. Di beberapa negara asia seperti Vietnam, Kamboja, Oman dan Sri Langka, tingkat kesembuhan terkait virus corona mencapai 100 persen,” jelas Nanang.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Lampung Selatan, Dr. Jimmy Banggas Hutapea, MARS, mengatakan, hingga saat ini tidak ada masyarakat Lampung Selatan yang terjangkit Corona Virus Disease 19 (COVID 19).

“Mudah-mudahan tidak ada satupun masyarakat Lampung Selatan yang terjangkit Virus Corona,” ujar Jimmy.

Untuk menghindari terinfeksinya virus corona, Jimmy mengimbau kepada seluruh masyarakat Lampung Selatan agar menerapkan prilaku hidup bersih dan sehat, seperti melakukan secara teratur cuci tangan pakai sabun dengan air bersih yang mengalir, menjaga dan meningkatkan daya tahan tubuh dengan cara makan makanan yang bergizi seimbang, cukup istirahat, rutin berolahraga serta tidak merokok.

“Kepada masyarakat yang sedang batuk, pilek dan bersin agar menerapkan etika batuk, yaitu ketika yang bersangkutan batuk atau bersin, agar menutup mulut dengan tisu atau menutup mulut dengan lengan baju,” jelas Jimmy. (kmf/Ari)

 333 total views,  3 views today

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.