Pemkot Metro Menggelar Musyarawah Rencana Pembangunan (Musrenbang)  RKPD tahun 2025

 

 

Metro — Pemerintah Kota ( Pemkot)Metro menggelar musyawarah rencana pembangunan ( Musrenbang ) rancangan Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) tahun 2025 di gedung Sesat Agung Bumi Sai Wawai,Kamis 7/3/2024.

 

 

Dalam kesempatan nya saat diwawancara Walikota Metro Wahdi Sirajuddin usai membuka musrembang kota menjelaskan bahwa kegiatan ini dilakukan setelah melewati dari musrembang tingkat Kelurahan maupun tingkat kecamatan.

 

 

“Ini adalah musrenbang tingkat kota untuk melanjutkan musrenbang tingkat Kelurahan lalu tingkat kecamatan dengan (pokir) pokok pikiran nya,” kata dia .

 

 

“Karena undang-undang nomor 23 tahun 2014 tentang pemerintahan desentralisasi sudah menyampaikan hal itu di pasal 1 ,” tambahnya.

Kemudian Walikota juga mengatakan untuk sebagai kelanjutan dari rpjmd 2021-2026 dan untuk menghadapi tahun 2025 akan dilihat melalui karakter daerah ditambah lagi memang di bulan November tahun 2024 ini Kota Metro akan menghadapi pesta demokrasi yaitu Pilkada

 

 

“Kemudian yang kedua tentu melihat karakter daerah di tahun 2025 sebagai kelanjutan dari RPJMD 2021-2026, yang mana kita sudah berakhir karena di 2024 di November ada pesta demokrasi dalam rangka Pilkada,”ungkapnya.

 

 

“Dan tentu yang tentu bahwa ini pembahasan RKPD kita yang nanti akan menjadi tahapan untuk menjadi Perda untuk pembangunan di tahun 2025 .Maka mudah-mudahan dengan proses ini selesai di bulan Juni kita sudah mau masuk ke KUA PPAS,”paparnya.

 

 

Wahdi berharap penyelenggara pemerintah Kota Metro memperhatikan bahwa Metro ini adalah kota jasa dan merupakan pkw di provinsi Lampung.

 

 

“Saya mengharapkan tentu memperhatikan bahwa Metro ini kota jasa, kota perdagangan dan merupakan pusat kegiatan wilayah (PKW) dari provinsi Lampung tetapi tetap menguatkan food Nexus yang mana menjadikan sebuah wilayah menjadi Kota suknable (berkelanjutan) di mana ketahanan pangan yang baik energinya baik airnya pun baik Nexus adalah keterkaitan dengan hal itu ya itu keterkaitan dengan fasilitasi masyarakat , perdagangan,jasa,”tegasnya.

 

 

“Dan untuk anggaran di tahun 2024 kita memasang kisaran 900.87, milyar atau hampir 1 triliun.Maka untuk tahun 2025 harapan kita yang kita pasang lebih tinggi kalau PAD-nya naik , karena dana alokasi umum itu dilihat jumlah penduduk dan lainnya,”tandasnya.(Man)

Loading