BEM FEB Angkat Bicara Terkait KKN Ditengah Pandemi Covid-19

Bandar Lampung, (ISN) – Di awal tahun 2021 Universitas Lampung akan melakukan Kuliah Kerja Nyata (KKN) bagi para Mahasiswa nya. KKN yang direncanakan akan dilakukan di beberapa kabupaten yang ada di Provinsi Lampung diantaranya Kabupaten Mesuji, Tulang Bawang, Tulang Bawang Barat, Tanggamus dan Kabupaten lainnya pada (24/01/2021) mendatang.

Namun, rencananya yang telah dijadwalkan oleh Universitas Lampung ini menuai respon dan kritik dari para mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) yang akan turut serta dalam kegiatan tersebut.

Arga Wijaya Hardi, Gubernur Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis (BEM FEB) dalam pesan tertulisnya yang diterima redaksi Intisarinews.co.id, Rabu (20/01/2021) mengungkapkan, para mahasiswa meminta KKN Unila tahun 2021 gar dapat ditunda mengingat saat ini Pandemi Covid-19 tak kunjung reda terutama provinsi Lampung yang saat ini masuk zona merah penyebaran Covid-19.

“Teman-teman mahasiswa menyampaikan aspirasi nya mengenai KKN tahun ini kepada kami bahwa meminta KKN tahun ini dapat ditunda atau dilaksanakan secara online karena khawatir terjadi penyebaran Kasus Covid-19 yang semakin meningkat khususnya di provinsi Lampung,” kata Arga.

Lebih lanjut Arga menuturkan, setelah mendengar Aspirasi Dari mahasiswa, BEM FEB unila juga turut menyampaikan saran dan aspirasi nya kepada Rektor Universitas Lampung untuk bisa menunda KKN tahun ini.

“Sebaiknya KKN tahun ini ditunda mengingat angka kasus Covid di Lampung meningkat dari angka 7000 kasus Covid-19 meningkat ke 8143 kasus hanya dalam 8 hari, tentunya ini angka yang mengkhawatirkan, Jika KKN tetap diberangkatkan maka akan tidak maksimal nantinya karena masyarakat di desa akan ketakutan menerima Mahasiswa dari Universitas Lampung yang secara geografis terletak di zona merah penyebaran Covid 19,” ujar Mantan Ketua Umum KSPM FEB Unila ini.

“Kami meminta KKN untuk ditunda atau dijalankan secara (Daring). Karena menurutnya salah satu langkah yang tepat untuk kondisi saat ini, ketakutan dari masyarakat akan terkendali dan tentunya kita sebagai mahasiswa membantu memutus mata rantai penyebaran Covid 19 ini,” ujar Arga.

Selain itu, Wakil Gubernur BEM FEB Unila, Ridho Pangestu juga menuturkan, KKN Unila Jika ditunda atau dilaksanakan secara online itu sangat tepat, apalagi ini ada instruksi Dari Gubernur Lampung kepada Kepala Dinas Kesehatan untuk mengirimkan surat kepada Rektor yang ada di provinsi Lampung untuk menunda KKN karena kondisi nya sedang pandemi seperti ini.

“Jika dilihat dari tingkat kematian (CFR) 5,2%, ini lebih tinggi dari nasional. Bahkan sampai tanggal 17 Januari 2021 jumlah kematian dari kasus Covid 19 di lampung sudah bertambah 146 orang, jumlah ini menyumbang 35% dari total meninggal dunia karena Covid 19 di Lampung,” tegas Ridho.

“Ini jelas adalah warning untuk ita provinsi Lampung , kita tentunya sayang terhadap keluarga,masyarakat dan mahasiswa dan kita harus bisa memberikan sumbangsih untuk memutus mata rantai penyebaran Covid 19 ini, maka hal yang tepat jika Rektor bisa menunda KKN ini atau dilaksanakan secara online,” pungkasnya. (R)

Loading