Pelaksana Klaim Pekerjaan Sesuai Spek, Ini Tanggapan Ahli terkait Revitalisasi SMAN 2 Pringsewu

BANDAR LAMPUNG (ISN) – Ahli kontruksi di bidang struktur, Arsitektur, Mekanikal Elektrikal dan Plumbing (MEP) memberikan tanggapan terkait realisasi dana DAK tahun 2021 di SMAN 2 Pringsewu.

Diterangkan bahwa, jika dilihat dari kerangka acuan kerja (KAK) dan spesifikasi teknis gambar, pekerjaan ini rawan terhadap kecurangan, atau potensi markup.

 

Hal tersebut dilihat dari tabel, seperti pada pekerjaan persiapan terdapat poin, Pembuatan laporan, dokumen dan asbuilt Drawing, Penyediaan K3 dan Asuransi, pembuatan papan nama proyek, Pembersihan sisa bangunan, Listrik dan air kerja, pembuatan/sewa direksi Keet, Pekerjaan pembongkatan 5 ruang.

” semua pekerjaan ini satuan unitnya LS (Lumpsum), kalo LS itukan keseluruhan ya, tidak ada detail ukurannya, sehingga ini lah yang menjadi rawan penyimpangan atau difiktifkan ,” terangnya belum lama ini.

Dirinya juga mengarahkan, agar meminta tim ahli melakukan uji kelayakan terhadap bangunan, agar apa yang disangkakan terhadap kegiatan di SMAN 2 Pringsewu bisa terbuktikan atau terbantahkan.

” Cek bukti penyediaan K3 dan Asuransi pekerja, lalu sewa direksi Keet, ini kan ada volume artinya ada biayanya yang dikeluarkan, tapi ini yang biasa tidak mereka lakukan, jadi minta mereka memberikan bukti atas itu. Dan juga terkait sertifikasi bahan dan sertifikasi layak uji, karena ini bangunan publik, bukan pribadi. Karena jika kita lihat dari gambar, sepertinya ini bisa masuk kategori tidak layak,” tambahnya.

 

Foto Red/ Bagian belakang ruang kelas yang tidak dilakukan pemasangan plafon dan dibiarkan menganga

 

Diketahui, Revitalisasi SMAN 2 Pringsewu tahun 2021 dengan anggaran Rp. 1.007.388.000,- , yang dikerjakan oleh CV Sahabat alam, diduga kuat melenceng dari perencaan pekerjaan.

Pasalnya ada beberapa item yang tidak dikerjaan sesuai dengan Kerangka Acuan Kerja (KAK). Dan diduga Dinas Pendidikan melalui PPK dan PPTK melakukan pembiaran terhadap hal tersebut.

Pada item pekerjaan meliputi Beton, pekerjaan Balk, Pekerjaan Pasangan, Pekerjaan Kusen Jendela dan Pintu, Pekerjaan Atap, Pekerjaan Plafond, Pekerjaan Lantai, Pekerjaan Pengecatan, Pekerjaan Mekanikal dan Elektrikal.

Dari hasil investigasi, ditemukan banyak ketidak sesuaian, dan juga kondisi bangunan yang hanya terkesan dipoles.

Seperti, pasangan kramik. hanya ada satu kelas dan satu teras yang diganti kramiknya. Lalu rabat beton, tidak ada rabat beton yang dibuat. Justru rabat beton yang lama sudah retak dan berlubangpun tidak di perbaiki.

Pengerjaan plafon yang tidak menyeluruh, ada sebagian sisi yang dibiarkan terbuka. Begitu juga dengan acian dinding, tidak semua dinding diaci, bahkan ada bagian dinding yang retak tidak mendapatkan perbaikan.

Dan Plafon pun tidak semua menggunakan GRC, melainkan menggunakan Plafon. Bagian kelistrikanpun tidak rapi dalam pemasangan.

Sementara pihak Dinas dan rekanan membantah jika pekerjaan tersebut tidak sesuai spesifikasi. (*)

 

Baca juga : https://www.intisarinews.co.id/cv-sahabat-alam-sebut-revitalisasi-sman-2-pringsewu-sesuai-volume/

https://www.intisarinews.co.id/menelisik-amburadulnya-revitalisasi-sman-2-pringsewu/

https://www.intisarinews.co.id/nyolong-revitalisasi-sman2-pringsewu-tak-sesuai-perencanaan/

 3 total views,  3 views today