Audensi PWI Tulang Bawang Bersama Bupati Hj. Winarti SE MH

 

MENGGALA.(ISN) – Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Tulangbawang Abdul Rohman SH bersama jajaran audensi dengan Bupati Tulangbawang Hj. Winarti SE MH.Kamis (31/10/2019).

Hadir pada audensi tersebut mendampingi Bupati Hj. Winarti, SE MH, Sekretaris Daerah Kabupaten Tulangbawang Ir. Anthoni MM, Asissten II Ir. Ferli Yuledi, MM, Kadis Kominfo Dedi Palwadi, Kepala BPKAD Dr. Hi. Rustam Effendi. Sekretaris PWI Tulangbawang Erwinsyah, Bendahara PWI Muhammad Amrullah, Ketua Panitia Workshop pendidikan dan sosialisasi UU Pers nomor 40 Tahun 1999 Alamsyah, Sekretaris Darsani S.Pd, Bendahara Yuni, kepala sekretariat PWI Suhirmansyah, S.Kom.

Pada audensi tersebut Ketua PWI Tulangbawang Abdul Rohman SH, memaparkan rangkaian kegiatan acara PWI Tulangbawang, PWI Provinsi Lampung, dan PWI pusat di hadapan Bupati Hj. Winarti SE MH diantaranya Workshop pendidikan dan sosialisasi UU Pers nomor 40 Tahun 1999 dengan tema : “PWI dan Pemerintah Kabupaten Tulangbawang bersinergi untuk pengembangan sekolah berbasis sistem penjaminan mutu pendidikan internal”.

Kegiatan ini akan dilaksanakan hari Rabu Tanggal 20 November 2019 di Hotel Le*Man unit dua, Kecamatan Banjar Agung, Tulangbawang. Peserta adalah Kepala sekolah PAUD, SD, SMP se-Kabupaten Tulangbawang.

“Nara sumber yang akan mengisi pada acara ini adalah Ketua Umum PWI Pusat Atal S Depari, Ketua PWI Provinsi Lampung Supriyadi Alfian S.Kom, MH, H. Nizwar Ghajali SE Sekretaris PWI Lampung, Drs. H. Zukirman MM Kepala Penjaminan Mutu Pendidikan Provinsi Lampung, H. Wirahadikusumah SP, Wakil Ketua Bidang Pendidikan PWI Lampung, Juniardi S.IP MH Wakil Ketua Bidang Pembelaan Wartawan PWI Lampung, Nasaruddin Kepala Dinas Pendidikan kabupaten Tulangbawang,” terang Abdul Rohman SH.

Lanjut Abdul Rohman SH, kegiatan PWI Tulangbawang ini juga masuk dalam rangkaian acara Hari Guru Nasional, dan program kerja PWI Lampung mulai tanggal 18-23 November 2019 diantaranya Tanggal 18 November 2019 hari Senin Seminar Perkebunan : “Membangkitkan kejayaan komediti Lampung”. Jam 09.00 Wib di gedung PTPN VII Bandarlampung, Tanggal 19 November 2019 Hari Selasa Seminar UMKM : “Menggelorakan Kemandirian UMKM”. Tanggal 20 November 2019 hari Rabu Workshop pendidikan dan sosialisasi UU Pers nomor 40 Tahun 1999 : “PWI dan Pemerintah Kabupaten Tulangbawang bersinergi untuk pengembangan sekolah berbasis sistem penjaminan mutu pendidikan internal”. Jam 08.00 Wib di Hotel Le*Man unit dua, Kecamatan Banjar Agung Tulangbawang. Tanggal 21 November 2019 Jam 09.00 Wib Sfari Jurnalistik PWI di kantor PWI Lampung dilanjutkan pemberian penghargaan Tjindarbumi kegiatan ini berisi penghargaan kepada birokrat, akademisi, cendikiawan, dan tokoh masyarakat yang berjasa membangun membangun provinsi Lampung acara ini akan dihelat di kantor PWI Lampung bersamaan penutupan Sfari Jurnalistik PWI. Tanggal 22-33 November 2019 Uji Kompetensi Wrtawan (UKW) di kantor PWI Lampung.

Kemudian Abdul Rohman SH juga melaporkan rangkaian kegiatan Hari Pers Nasioanl (HPN) bulan Februari Tahun 2020 di Kota Banjar Masin, Provinsi Kalimantan Selatan PWI Pusat kembali menggelar anugrah kebudayaan untuk Bupati/Walikota yang ke dua, setelah yang pertama Tahun 2016 di Lombok. Sebagai pilar demokrasi ke-4, pers bertugas mendorong tidak hanya bidang politik, ekonomi semata, tapi juga kebudayaan yang di cita-citakan sebagai landasan pembangunan.

Penyelenggaraan Anugrah Kebudayaan PWI Pusat kali ini, PWI Pusat bekerjasama dengan Asosiasi Pemerintah Kabupaten se- Indonesia (Apkasi) dan Asosiasi Pemerintah Kota se- Indonesia (Apeksi)

“Tujuan Penghargaan ini adalah memilih Bupati/ Walikota yang pro kebudayaan dan media. Yang sepak terjangnya memberikan inspirasi dan edukasi tentang perlunya membangun kabupaten/ kota berbasis kebudayaan yang berkemajuan, masyarakatnya berkarakter, melek media, dan bijak dalam memanfaatkan medsoso. Seiring dengan program pemerintah dalam pembangunan yang berlandaskan kebudayaan (UU Pemajuan Kebudayaan, No 5/ 2017),” jelasnya.

Bupati dan Walikota yang akan mengikuti bisa mendaftarkan dengan persyaratan pokok sebagai berikut : satu, Mendaftarkan diri ke PWI Pusat paling lambat 15 November 2019 melalui email pwianugrah kebudayaan@gmail.com. Dua, Dengan melampirkan proposal yang didalmnya berisi : a. Aspek Inovasi – kebijakan, program serta implementasi – yang mengarus utamakan kebudayaan, sehingga mampu merevolusi mental masyarakat tempat, dalam mencapai kelestarian lingkungan, kemajuan, kesejahteraan (ekonomi) yang berkeadilan.

b. Aspek peraturan daerah tentang kebudayaan ( cagar budaya, pelestarian tradisi dan adat istiadat, bahasa, kesenian, museum, festival, pariwisata, kuliner, dan bagaimana mengimplementasikannya sebagai sarana pembinaan karakter, ekspresi kreatif, mengukuhkan persatuan dalam keragaman, keadilan, dan kesejahteraan rakyat. c. Aspek pemanfaatan media massa dan teknologi informasi untuk wahana komunikasi dan Informasi sesama warga, dan warga lokal dengan nasional, hingga internasional. d. Aspek dukungannya pada aktualisasi nilai- nilai lokal yang berdaya nasional/ global, berupa anggaran, even-even, sarana/prasarana, SDM, dan publikasi/ dokumentasi yang berkelanjutan.

“Tiga Bagi Bupati dan Walikota yang sudah pernah menerima anugrah kebudayaan PWI Pusat sebelumnya, tidak di perkenanka ikut. Verifikasi proposal dilakukan tanggal 16 -30 November 2019. 10 Proposal Bupati dan Walikota terbaik akan diundang untuk paparan di PWI Pusat, didepan tim juri. Dilanjutkan Verifikasi lapangan pada 8-20 Desember 2019, untuk menuju puncak penghargaan 9 Februari 2020, pada Hari Pers Nasional di Banjarmasin, Kalimantan Selatan masing- masing akan terima trofi dan piagam anugrah kebudayaan PWI Pusat,” Papar Abdul Rohman SH.

Ditempat yang sama Bupati Tulangbawang menyambut baik program kerja PWI Tulangbawang, Provinsi dan PWI Pusat. Selagi kegiatannya berkaitan dengan kemajuan Tulangbawang Pemkab Tuba akan selalu mendukung.

“Tentunya saya berharap media bisa turut serta dalam mempublikasikan, kegiatan pembangunan yang sudah dan akan dilaksanakan pemerintah. Kita berharap semua elmen masyarakat bisa turut serta menciptakan suasana yang kondusif, agar infestor dari luar bisa masuk ikut serta membangun Sai Bumi Nengah Nyappur,” paparnya. (red).

Loading